
Di sebuah pesta pernikahan desa, Liu Hao mempertanyakan bayaran dua ribu delapan yuan yang diterima Pak Chen, koordinator acara. Ia yakin tugas koordinasi bisa dipecah dan digantikan oleh banyak orang, sehingga ia memutuskan tidak menyewa koordinator untuk pernikahannya sendiri. Persiapan awal berjalan rapi, namun di hari-H, berbagai kekacauan terjadi beruntun: mobil pengantin datang terlalu cepat, kembang api meleset dari jadwal, tamu membludak tak terduga, hingga kursi meja utama salah susun. Meski semua orang sudah bertugas sesuai bagiannya, suasana tetap kacau balau dan Liu Hao kewalahan. Setelah dihitung ulang, ternyata uang dua ribu delapan yuan yang dianggap hemat itu justru habis tertutup biaya tambahan dan risiko sosial yang muncul. Liu Hao akhirnya memahami bahwa nilai seorang koordinator bukan pada tenaga fisik, melainkan pada kemampuan mengantisipasi risiko, menyeimbangkan hubungan antarmanusia, dan menangani situasi darurat. Ia melepaskan prasangkanya dan keduanya pun berdamai.
BAB BERIKUTNYA UNTUK ANDA
Episode 1–30